Keuntungan dan risiko menjadi direktur, komisaris, dan pemegang saham

thereds.me
Keuntungan dan risiko menjadi direktur, komisaris, dan pemegang saham

Dalam menjalankan usaha, seorang pengusaha dapat menentukan pilihan bentuk badan usaha yang paling sesuai minatnya. Pilihan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya jenis usaha yang akan dijalankan, jumlah pengusaha yang akan menjalankan usaha, maupun jumlah modal yang akan digunakan. Perseroan Terbatas (PT) merupakan bentuk badan usaha yang paling banyak dipergunakan dalam dunia usaha saat ini.

Sebagai artificial person atau sesuatu yang tidak nyata, PT tidak mungkin dapat bertindak sendiri. PT tidak memiliki kehendak dan kemampuan untuk menjalankan dirinya sendiri. Untuk itulah diperlukan organ yang memiliki kehendak yang akan menjalankan perseroan tersebut sesuai dengan maksud dan tujuan pendirian perseroan. Organ yang akan menjalankan, mengelola, dan mengurus PT disebut dengan organ perseroan. Masing-masing organ perseroan memiliki tugas dan wewenang yang berbeda dalam melakukan pengurusan perseroan.

Buku ini memberikan penjelasan secara menyeluruh mengenai pengertian dan struktur organ perseroan yang terdiri atas direksi, dewan komisaris, dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS); penjelasan tanggung jawab, tugas dan wewenang, hak dan kewajiban dari masing-masing organ perseroan; hak dan kewajiban pemegang saham dalam PT; serta berbagai permasalahan yang sering dihadapi terkait dengan direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham. Dengan demikian, pembaca dapat memahami hak dan kewajiban direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham secara lebih jelas, sehingga dapat menghindari adanya benturan kepentingan atau permasalahan yang terjadi. Dengan pembahasan yang lengkap dan bahasa yang mudah dipahami, diharapkan buku ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa, para pekerja dan profesional, praktisi hukum, maupun masyarakat pada umumnya.

Mengenal struktur organ perseroan

Berdirinya Perseroan Terbatas (PT) merupakan hasil dari kesepakatan para pendirinya untuk mengadakan dan mengikatkan diri ke dalam suatu perjanjian untuk mendirikan PT.

Perseroan terbatas

Dalam perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini, banyak kita temukan perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Umumnya, PT bergerak dalam bisnis besar yang jumlahnya jauh melebihi jumlah perusahaan lain, baik dalam bentuk persekutuan dengan firma (Firma), persekutuan komanditer (CV), maupun koperasi.

Dalam bahasa Inggris, PT disebut dengan Limited (Ltd) Company, Limited Liability Company, maupun Limited (Ltd) Corporation, sedangkan dalam bahasa Belanda dikenal dengan istilah Naamlooze Vennootschap (NV).1 PT merupakan suatu badan hukum, yakni rechtperson, legal person, atau legal entity, yang menjadi subjek hukum serta memiliki hak dan kewajibannya tersendiri.

Pt merupakan pilihan favorit untuk menjadi badan usaha bagi para pengusaha dalam menjalankan usahanya hal ini disebabkan pt mempunyai karakteristik tersendiri yaitu memiliki pertanggung jawab terbatas sehingga terjadi pemisahan harta kekayaan pribadi milik para pendiri yang selanjutnya menjadi pemegang saham dengan harta kekayaan milik PT jika ditinjau dair kepemilikan saham para pendirinya PT terbagi menjadi beberapa klasifikasi sebagai berikut.

Kepemilikan saham lokal, baik oleh orang pribadi maupun badan hukum Indonesia. Ini merupakan PT dengan klasifikasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), baik nonfasilitas maupun dengan fasilitas jika mendaftarkan PT tersebut sebagai PMDN pada Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI).

Kepemilikan saham asing, baik seluruhnya maupun sebagian oleh orang pribadi warga negara asing (WNA) atau badan hukum asing. Ini merupakan klasifikasi PT Penanaman Modal Asing (PMA).

Kepemilikan saham oleh pemerintah, baik berupa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

thereds.me

Belum ada Komentar untuk "Keuntungan dan risiko menjadi direktur, komisaris, dan pemegang saham"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel